Home

Solid Gold Berjangka

solidgold_demo_account solidgold_live_account

Bursa Jepang Reli Pasca Rilis Data Pekerjaan AS; Nikon Naik Setelah Naikan Perkiraan Laba

Tokyo, Bloomberg 06/02/12 – Saham Jepang naik, Nikkei 225 Stock Average mencatat harga penutupan pada tingkat tertingginya dalam tiga bulan terakhir setelah tingkat pengangguran di Amerika turun dan perusahaan dari Nikon Corp hingga Oki Industri Electric Co menaikkan perkiraan labanya.

Indeks Nikkei 225 naik 1,1 persen ke level 8,929.20, penutupan tertinggi sejak 31 Oktober lalu. Hampir tiga saham mengalami naik untuk setiap satu saham yang jatuh di Indeks acuan tersebut, yang pada Januari lalu membukukan gain terbesar bulanan sejak Oktober, di tengah tanda-tanda meredanya krisis utang Eropa dan pemulihan ekonomi di Amerika. Sementara, Indeks Topix naik 1,2 persen ke level 769,85.

Eksportir Jepang lakukan reli setelah Amerika Amerika mencatat penurunan tingkat pengangguran terbesar menjadi 8,3 persen, terendah sejak Februari 2009. Sony naik 4 persen menjadi ¥ 1.492. Canon Inc naik 1,6 persen menjadi ¥ 3.400.

Saham-saham produsen mobil Jepang lainnya juga menguat setelah Toyota meningkatkan perkiraan penjualannya sebesar 21 persen tahun ini karena pemulihan produksi dari gangguan yang disebabkan oleh bencana alam di Jepang dan Thailand tahun lalu. Toyota naik 3 persen menjadi ¥ 2.986.

Nikon melonjak 11 persen menjadi ¥ 2.064 setelah pembuat kamera profesional kedua terbesar di dunia itu meningkatkan estimasi laba operasional sebesar 7,5 persen menjadi ¥ 72 miliar ($ 939 milyar) untuk tahun yang berakhir 31 Maret.

Oki Electric melonjak 14 persen menjadi ¥ 80, dorongan terbesar pada Nikkei 225, setelah produsen elektronik tersebut menaikkan prediksi laba usaha untuk tahun yang berakhir 31 Maret sebesar 13 persen menjadi ¥ 17 miliar.

Dari 901 perusahaan di Topix yang telah melaporkan pendapatan sejak 9 Januari, 90 telah melampaui perkiraan analis sementara 187 jatuh dibawah estimasi, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

'Hasil sebagian besar laba memang buruk, tapi itu yang diperkirakan sebelumnya,' kata Yutaka Yoshii, ahli strategi dari Mito Securities Co di Tokyo. 'Pasar luar negeri meningkat pesar sehingga itu yang membantu mengembalikan kepercayaan pasar.'