Harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan Selasa (3/11/2026), seiring meningkatnya kehati-hatian investor di tengah perkembangan diplomasi Amerika Serikat (AS) dan Iran serta berlangsungnya pemilu paruh waktu AS.
Emas spot (XAU/USD) turun 0,5% menjadi US$3.925,25 per troy ounce pada sesi New York, setelah sebelumnya sempat menguat hingga 0,6%. Pelemahan tersebut terjadi ketika harga minyak dunia kembali menurun menyusul laporan yang belum terkonfirmasi mengenai kemajuan perundingan damai AS-Iran. Pada saat bersamaan, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan dolar turut membatasi daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga.
Washington dan Teheran tengah mempertimbangkan sejumlah proposal baru dari mediator untuk menghindari kembalinya konflik militer berskala besar. Namun, televisi pemerintah Iran mengutip juru bicara tim perunding yang menyatakan belum ada perkembangan baru mengenai kesepakatan. Ketidakpastian tersebut membuat investor cenderung mengurangi posisi besar menjelang hasil pemilu AS. Di sisi lain, emas masih menghadapi tekanan setelah anjlok hampir 7% sepanjang Oktober dan menembus level psikologis US$4.000. Koreksi saham perusahaan terkait kecerdasan buatan (AI) juga sebelumnya memicu penjualan emas ketika investor membutuhkan likuiditas di tengah gejolak pasar keuangan.
Tekanan tambahan datang dari data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan meningkat secara tak terduga ke level tertinggi empat bulan pada September, sementara pemutusan hubungan kerja turun ke posisi terendah dalam lebih dari satu tahun. Data tersebut memperlihatkan ketahanan permintaan tenaga kerja dan berpotensi mempertahankan ekspektasi kebijakan suku bunga ketat Federal Reserve. Sementara itu, Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,3%, sedangkan harga perak turun 1,9% menjadi US$49,65 per troy ounce, diikuti pelemahan platinum dan paladium. Pelaku pasar kini menantikan kejelasan hasil pemilu AS, perkembangan diplomasi dengan Iran, serta data ekonomi berikutnya untuk menentukan arah pergerakan emas.