Solid Gold Berjangka – Dolar Australia menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu (4/11) setelah mengalami tekanan tajam dalam dua sesi sebelumnya. AUD/USD naik ke sekitar 0,6977 seiring membaiknya minat investor terhadap aset berisiko dan pulihnya kontrak berjangka saham Amerika Serikat pada awal perdagangan Eropa.
Kontrak berjangka S&P 500 memangkas sebagian besar penurunan awal dan bergerak sekitar 0,6% lebih rendah di dekat 7.530. Pemulihan tersebut menjadi sinyal bahwa tekanan risk-off mulai berkurang, sehingga memberikan dukungan terhadap dolar Australia yang dikenal sensitif terhadap perubahan sentimen pasar global.
Pergerakan pasar terjadi setelah Partai Demokrat diproyeksikan memenangkan kendali atas kedua kamar Kongres AS dalam pemilu sela. Hasil tersebut sebelumnya memicu tekanan pada saham dan dolar karena investor memperhitungkan potensi kebuntuan kebijakan, perubahan regulasi, serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.
Dolar AS juga mulai memangkas pelemahan setelah sempat turun tajam pada awal sesi. Indeks dolar AS (DXY) bergerak sekitar 0,4% lebih rendah di dekat 101,48 setelah sebelumnya menyentuh 101,25. Pemulihan bersamaan pada futures saham dan dolar menunjukkan pasar mulai menyesuaikan posisi setelah hasil pemilu menjadi lebih jelas.
Dari Australia, Reserve Bank of Australia sebelumnya menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,85% setelah tekanan inflasi dinilai masih terlalu tinggi. Kebijakan tersebut tetap memberikan dukungan fundamental bagi dolar Australia, meski arah AUD/USD selanjutnya akan sangat dipengaruhi perubahan risk appetite global dan pergerakan dolar AS. (srh)