Solid Gold Berjangka - Harga emas (XAU/USD) bergerak di sekitar US$4.130 per troy ounce pada perdagangan Asia, Kamis (5/11), setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam dua pekan. Emas masih mempertahankan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut.
Penguatan emas ditopang oleh pelemahan dolar AS setelah hasil pemilu paruh waktu Amerika Serikat. Dolar turun ke level terendah sejak akhir September dan membantu menjaga momentum positif emas.
Kemenangan besar Partai Demokrat juga menurunkan kekhawatiran terhadap berlanjutnya konflik AS-Iran. Harapan meredanya ketegangan geopolitik menekan harga minyak dan membantu mengurangi kekhawatiran terhadap inflasi.
Selain itu, potensi kebuntuan politik di Washington diperkirakan dapat membatasi belanja pemerintah. Kondisi ini menekan imbal hasil obligasi AS dan ikut membebani dolar.
Namun, kenaikan emas masih dibatasi oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada Desember. Data ADP yang menunjukkan tambahan 86.000 pekerjaan sektor swasta turut mendukung ekspektasi tersebut.
Pelaku pasar kini menantikan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada Jumat. Data tersebut diperkirakan menjadi katalis utama bagi dolar AS dan menentukan arah pergerakan emas selanjutnya. (srh)