Solid Gold Berjangka - Pound sterling melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Asia Rabu, dengan GBP/USD turun ke sekitar 1,3300. Tekanan terhadap pound muncul seiring sikap hati-hati investor menjelang penyampaian anggaran Inggris dan keputusan suku bunga Federal Reserve yang sama-sama dijadwalkan hari ini.
Menteri Keuangan Inggris John Healey akan memaparkan anggaran pertamanya di tengah tekanan untuk mengurangi beban biaya hidup masyarakat sekaligus memberikan dukungan kepada dunia usaha. Namun, ruang fiskal pemerintah relatif terbatas akibat tingginya biaya pinjaman dan dampak kenaikan pajak besar yang diterapkan sebelumnya.
Dari Amerika Serikat, The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,75%–4,00%. Pasar juga akan mencermati pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mencari petunjuk mengenai kemungkinan perubahan kebijakan pada Desember. Nada yang lebih hawkish berpotensi memperkuat dolar AS dan menambah tekanan terhadap GBP/USD.
Secara teknikal, pelemahan pound membuat pasangan GBP/USD kembali mendekati area support 1,3300 setelah menembus support minor di sekitar 1,3350–1,3355. Jika tekanan berlanjut, area 1,3250–1,3275 berpotensi menjadi target berikutnya, meski aksi beli saat harga turun dapat membantu membatasi pelemahan.
Sementara itu, komentar Bank of England menunjukkan tekanan upah di Inggris masih cukup tinggi dan proses disinflasi upah mulai tersendat. Kondisi tersebut dapat membuat BOE lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga, sehingga berpotensi memberikan dukungan terhadap pound dalam jangka menengah meski tekanan jangka pendek masih didominasi dolar AS. (srh)