Solid Gold Berjangka – Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,85% dan ditutup di level 64.621 pada perdagangan Rabu (21/10), bangkit dari posisi terendah dalam satu bulan. Penguatan terutama didorong saham-saham teknologi terkait kecerdasan buatan setelah sentimen terhadap investasi AI kembali membaik.
Optimisme pasar meningkat setelah produsen server Super Micro Computer mencatat kinerja yang kuat, sehingga memperkuat ekspektasi terhadap keberlanjutan belanja infrastruktur AI. Sentimen positif juga mendapat dukungan dari pertumbuhan bisnis berbasis AI dan internet satelit SpaceX yang memperkuat prospek sektor teknologi global.
Sejumlah saham teknologi Jepang mencatat kenaikan, dengan Kioxia Holdings naik 2,8%, Advantest 1,7%, SoftBank Group 1,5%, Lasertec 1,5%, dan Taiyo Yuden 1,7%. Sektor keuangan turut menguat, dengan Mitsubishi UFJ naik 2,4% dan Sumitomo Mitsui bertambah 2,3%.
Namun, Nikkei gagal mempertahankan seluruh kenaikan intraday setelah harga minyak kembali meningkat di tengah ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan harga energi kembali memicu kekhawatiran terhadap inflasi dan berpotensi menekan biaya produksi perusahaan Jepang.
Sementara itu, ekspor Jepang pada September tumbuh lebih rendah dari perkiraan, tetapi tetap mencatat ekspansi selama 13 bulan berturut-turut. Permintaan yang kuat terhadap semikonduktor dan produk terkait AI masih menjadi penopang utama, sehingga arah Nikkei selanjutnya diperkirakan tetap sensitif terhadap perkembangan sektor teknologi, harga minyak, dan prospek perdagangan global. (srh)