Solid Gold Berjangka - Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,3% dan ditutup di level 64.075 pada perdagangan Selasa, menyentuh level terendah dalam satu bulan. Tekanan datang dari kekhawatiran terhadap besarnya belanja sektor kecerdasan buatan dan tingginya biaya pinjaman, yang kembali membebani saham-saham teknologi.
Pergerakan bursa Jepang juga berlawanan dengan rebound Wall Street pada perdagangan sebelumnya. Saham teknologi lokal tetap rentan terhadap aksi jual, terutama perusahaan yang memiliki eksposur besar terhadap investasi dan pembiayaan terkait AI.
Sejumlah saham utama mencatat penurunan tajam. Kioxia Holdings turun 3,4%, SoftBank Group merosot 6%, Taiyo Yuden melemah 5,1%, Fujikura turun 6,5%, sementara Tokyo Electron terkoreksi 2,6%.
Tekanan juga meluas ke sektor keuangan. Mitsubishi UFJ turun 3,7%, Mizuho Financial melemah 5%, dan Sumitomo Mitsui turun 3,9%, menunjukkan kekhawatiran investor tidak hanya terpusat pada sektor teknologi.
Di sisi korporasi, spread credit-default swap SoftBank Group naik ke level tertinggi dalam hampir empat tahun. Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kebutuhan pembiayaan perusahaan untuk ekspansi AI serta kemungkinan aksi akuisisi besar, yang turut memperbesar tekanan terhadap saham dan sentimen pasar Jepang. (srh)