Solid Gold Berjangka - Bursa saham Eropa melemah tajam pada perdagangan Kamis (22/10), dengan indeks STOXX 50 turun 1,5% ke level terendah sejak pertengahan Juni, sementara STOXX 600 melemah 0,9%. Tekanan dipicu hasil mengecewakan sejumlah perusahaan megakap AS yang kembali memunculkan kekhawatiran terhadap valuasi saham berbasis kecerdasan buatan dan memicu aksi jual global.
Sentimen pasar juga dibayangi kenaikan harga minyak setelah kembali terjadi serangan terhadap fasilitas di Arab Saudi. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap risiko pasokan energi dan tekanan inflasi, sehingga investor semakin berhati-hati terhadap prospek pertumbuhan ekonomi dan kebijakan suku bunga.
Dari sisi korporasi, saham Hermes anjlok 6,6% setelah perusahaan melaporkan tidak ada pertumbuhan penjualan di kawasan yang mencakup China. Roche turun 1,3% meskipun membukukan penjualan yang lebih baik dari perkiraan, sementara Thales melemah 1,7% walaupun menaikkan proyeksi kinerja tahunannya.
Saham Barclays juga turun tipis 0,2% meski mencatat kenaikan laba sebesar 12% secara tahunan. Sementara itu, saham SAP relatif stabil setelah perusahaan menaikkan proyeksi kinerja untuk setahun penuh, menunjukkan respons pasar yang lebih selektif terhadap laporan keuangan perusahaan.
Di tengah pelemahan pasar, Nestle menjadi salah satu saham yang mampu menguat dengan kenaikan 2,3% setelah mencatat pertumbuhan penjualan kuartal ketiga yang kuat. Permintaan terhadap produk makanan ringan dan makanan hewan peliharaan di negara berkembang menjadi penopang utama, meski secara keseluruhan sentimen bursa Eropa masih dibayangi kekhawatiran terhadap valuasi AI, harga minyak tinggi, dan prospek ekonomi global. (srh)